morisjaya.tuba-desa.id
Pada Selasa, 10 Desember 2024, Kampung Moris Jaya kembali menggelar kegiatan Posyandu Terintegrasi yang bertempat di Balai Kampung Moris Jaya. Kegiatan ini dimulai pada pukul 09:00 WIB dan mencakup berbagai layanan kesehatan yang menyasar balita, lansia, serta ibu hamil.
Dipimpin langsung oleh Ibu Devi Despalinda Putri, bidan desa Kampung Moris Jaya, kegiatan ini bekerja sama dengan Tim BLUD Puskesmas Tulang Bawang 1 serta didukung oleh para kader Posyandu.
Rangkaian Kegiatan Posyandu Terintegrasi
-
Pelayanan Posyandu Balita: Meliputi pemantauan berat badan, tinggi badan, serta pemberian vitamin untuk balita guna mendukung tumbuh kembang optimal.
-
Pelayanan Posyandu Lansia: Pemeriksaan kesehatan rutin seperti tekanan darah, gula darah, serta pemberian edukasi kesehatan.
-
Kelas Ibu Hamil: Ibu hamil mendapatkan edukasi langsung dari Ibu Devi mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan. Sosialisasi ini juga menekankan pemberian makanan tambahan (PMT) untuk meningkatkan kualitas nutrisi ibu hamil.
-
Pemberian PMT: Makanan tambahan diberikan kepada balita, lansia, dan ibu hamil sebagai bagian dari upaya peningkatan gizi masyarakat.
-
Sosialisasi Tentang Kehamilan: Ibu Devi memberikan penjelasan mengenai pola hidup sehat dan asupan gizi yang seimbang bagi ibu hamil agar kehamilan berlangsung sehat dan lancar.
Dukungan dari Berbagai Pihak
Kegiatan ini tidak hanya mencerminkan komitmen Ibu Devi dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga sinergi yang baik antara Puskesmas Tulang Bawang 1, para kader Posyandu, dan pemerintah Kampung Moris Jaya. Partisipasi aktif masyarakat, terutama ibu-ibu hamil dan lansia, menunjukkan antusiasme tinggi dalam mendukung program kesehatan ini.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan terlaksananya Posyandu Terintegrasi ini, diharapkan kesehatan masyarakat di Kampung Moris Jaya semakin meningkat, khususnya dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan ibu hamil serta lansia. Semangat kolaborasi yang ditunjukkan dalam kegiatan ini menjadi contoh nyata keberhasilan program kesehatan berbasis komunitas.